SEJARAH DAN LATAR BELAKANG

FEDERASI TELINGA HIDUNG TENGGOROK – KEPALA DAN LEHER ASEAN

SEJARAH DAN LATAR BELAKANG

ASEAN Otorhinolaryngological Federation adalah asosiasi ahli THT di kawasan ASEAN yang dibentuk pada tanggal 2 Juli 1980 di Medan, Sumatera Utara, Indonesia oleh beberapa pendiri yaitu: Purnaman S. Pandi MD (Indonesia), Suchitra Prasansuk MD, (Thailand), Imran Gurbachan MD (Malaysia), N. Kunaratnam MD (Singapura), dan Mariano B Caparas MD (Filipina). Anggota federasi ini berasal dari negara-negara ASEAN yaitu Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam.

Federasi ini dibentuk dengan tujuan membina penelitian dan penyebaran semua aspek pengetahuan THT, khususnya di kawasan ASEAN, mempromosikan kerjasama dalam pertukaran ilmiah antar anggota, dan membangun kontak pribadi dan profesional yang lebih dekat di antara mereka yang tertarik dan bekerja di bidang ini.

ASEAN Otorhinolaryngological Federation hingga saat ini telah menyelenggarakan beberapa kongres yang berkembang pesat seperti yang berlangsung di Pattaya, Thailand (9-13 Desember 1981), Kuala Lumpur, Malaysia (14-17 April 1984), Manila, Filipina (4-6 Desember 1986), Singapura (6-9 April 1989) dan Jakarta, Indonesia (28 Juni - 1 Juli 1992). Oleh karena itu, tidak mengherankan jika International Federation of Otorhinolaryngological Societies (IFOS) mengakui ASEAN Otorhinolaryngological Head and Neck Federation sebagai federasi ilmiah regional yang penting di negara-negara ASEAN.

Jumlah peserta di setiap kongres yang diselenggarakan oleh ASEAN Otorhinolaryngological Federation meningkat setiap tahun. Selain itu, peserta yang hadir juga berasal dari berbagai negara di luar ASEAN seperti Hongkong, Korea, Jepang, India, Taiwan, Sri Lanka, Tiongkok, Australia, Austria, Prancis, Inggris, Belanda, Belgia, Amerika Serikat, Arab Saudi ndan Yordania.