Registrasi

Acara Kongres ASEAN ORL-HNS ke-19 yang diselenggarakan bersamaan dengan Temu Ilmiah Nasional ke-11 INDO ORL-HNS (Temu Ilmiah Nasional XI) ini mengambil tema “Hadir dengan Semangat Baru Solidaritas ASEAN”. Pertemuan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana berbagi ilmu antar ahli otorhinolaringologi di tingkat internasional dan nasional serta bagi para dokter yang berminat di bidang otorhinolaringologi. Acara ini diselenggarakan oleh asosiasi otorhinolaryngologists dari negara-negara ASEAN yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Myanmar, dan Kamboja serta Pengurus Pusat PERHATI-KL Indonesia.

Dalam rangkaian acara ini akan dibahas topik mengenai bedah minimal invasif, kontroversi, dan dilema di bidang onkologi, otologi, rinologi, bedah dasar tengkorak, rekonstruksi plastik, faringolaringologi, dan lain sebagainya. Selain itu akan dibahas berbagai penelitian di bidang biologi molekuler yang berkaitan dengan otorhinolaryngology seperti kolesteatoma, alergi, telinga bagian dalam, onkologi, dan lain sebagainya.

Pertemuan ini juga akan membahas bagaimana meningkatkan standar pendidikan otorhinolaryngologists di Asia Tenggara dan bagaimana meningkatkan kompetensi dan kesetaraan untuk otorhinolaryngologists. Selain itu juga dibahas peran dan aktivitas ahli otorhinolaringologi dalam membangun komunitas di Asia Tenggara.

Medan was appointed as the organizer of the two events because it has good facilities for organizing national and international events. The 19th ORL-HNS ASEAN Congress and the 11th INDO ORL-HNS National Scientific Meeting (XI National Scientific Meeting) will be held on 21st-23rd October 2021.

Selain memiliki fasilitas yang baik, Medan juga memiliki destinasi wisata yang menarik serta kuliner yang nikmat dan akan menjadi daya tarik peserta kongres.

Dalam Kongres ASEAN ORL-HNS ke-19 dan Temu Ilmiah Nasional ke-11 INDO ORL-HNS (Temu Ilmiah Nasional XI) kami menyelenggarakan kegiatan simposium, lomba poster, dan presentasi ilmiah dengan beberapa kegiatan workshop yang diharapkan dapat bermanfaat bagi para dokter umum. dan ahli otorhinolaringologi di kota-kota besar sebagai pusat rujukan dan mereka yang bekerja di fasilitas kesehatan perifer.